![]() |
| Foto bersama pasca selesai acara (doc. DEMA Fakultas Dakwah dan Komunikasi) |
Semarang, 27 April 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan kegiatan Dialog Interaktif: Setara & Berdaya yang bertempat di Laboratorium Dakwah.
Kegiatan ini menjadi ruang reflektif dan partisipatif bagi mahasiswa dalam mengkaji peran strategis generasi muda untuk merespons dinamika isu kesetaraan gender di era digital. Dialog ini juga menegaskan pentingnya kesadaran kolektif dalam menciptakan lingkungan sosial yang inklusif dan berkeadilan.
Sejumlah narasumber turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya:
Dr. Siti Rihatiningtyas, M.Pd.
Ema Hidayati, M.Si.
Silvia Riskha Febriar, M.S.I.
Dr. Ulin Nihayah, M.S.I.
Usfiyatul Marfua’ah, M.S.I.
Dalam pemaparannya, Ema Hidayati, M.Si. menekankan pentingnya keterlibatan laki-laki dalam perjuangan kesetaraan gender.
“Kesetaraan gender tidak bisa diperjuangkan oleh perempuan saja. Diperlukan kesadaran dan keterlibatan aktif laki-laki untuk mendorong perubahan sosial di tengah kuatnya budaya patriarki,” ujarnya.
Secara historis, perjuangan emansipasi perempuan telah dimulai sejak masa R.A. Kartini yang memperjuangkan akses pendidikan bagi perempuan. Semangat tersebut terus dilanjutkan oleh generasi muda sebagai bentuk komitmen terhadap kesetaraan dan keadilan di masa kini.
Kegiatan ini turut didukung oleh berbagai organisasi internal dan eksternal di lingkungan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, di antaranya:
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Jenderal Soedirman
Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)
Himpunan Mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI)
Serta organisasi kemahasiswaan lainnya yang bergerak di bidang sosial dan keperempuanan
Kolaborasi ini menjadi wujud nyata dalam memperkuat gerakan kesetaraan gender di lingkungan kampus.
Melalui forum ini, peserta diajak untuk membangun kesadaran kritis bahwa kesetaraan gender merupakan nilai yang harus diwujudkan secara kolektif dalam kehidupan sosial yang inklusif dan berkeadilan.
Redaksi

0 Komentar
Tinggalkan jejakmu untuk kami~